Kisah Samsul, Rintis Usaha Bakso hingga Sukses Ubah Nasib Pengamen dan Gelandangan
"Dia bilang, jangan takut membesarkan usaha. Katanya bakso saya enak harus dikembangkan," ujarnya.
Pesan pembeli itu membuat Samsul tertantang. Berbekal surat BPKB motor milik bapak mertua, Samsul mengajukan pinjaman Kredit Usaha Rakyat (KUR) sebesar Rp25 juta ke Bank Republik Indonesia (BRI) Cabang Kutisari. Pinjaman itu cair dalam waktu delapan hari.
"Saya nekat saja. Uang Rp25 juta saya belikan rombong lima unit. Saya sebar ke beberapa titik. Di terminal, kampung dan tempat mangkal ojek online," katanya.
Momen itu rupanya menjadi titik balik usaha bakso Samsul. Bakso yang diberi nama Rahayu (diambil daru nama istirinya) ternyata cocok di lidah para pelanggan, sehingga terus berkembang.
Dua tahun berselang (2018), Samsul kembali berekspansi. Dia kembali memperluas pasar baksonya hingga ke wilayah Sidoarjo. Karena itu, dia kembali mengajukan KUR BRI untuk kembali membeli rombong.