Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Penggeledahan Ponpes di Jateng Buntut Kasus Warung Mi Babi Disorot, Kapolda dan Wagub Buka Suara
Advertisement . Scroll to see content

KPK Geledah Rumah Ketua Komisi I DPRD Blitar yang Juga Putra Wali Kota

Sabtu, 09 Juni 2018 - 15:42:00 WIB
KPK Geledah Rumah Ketua Komisi I DPRD Blitar yang Juga Putra Wali Kota
Penyidik KPK saat berbincang dengan putra sulung Wali Kota Samanhudi Anwar, yang juga Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar Henri Pradipta Anwar. (Foto: iNews/Robby Ridwan)
Advertisement . Scroll to see content

BLITAR, iNews.id – Setelah Wali Kota Blitar Muhammad Samanhudi Anwar menyerahkan diri, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruang kerjanya, Sabtu (9/6/2018). Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di rumah putra sulung wali kota, yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi I DPRD Kota Blitar Henri Pradipta Anwar.

Pantauan iNews di lokasi, penggeledahan berlangsung tertutup dan dijaga ketat polisi bersenjata lengkap. Rombongan penyidik awalnya datang dengan menggunakan tiga unit mobil menuju Balai Kota Blitar, ruang kerja Samanhudi Anwar.

Sejam kemudian, satu mobil penyidik KPK keluar dari Balai Kota Blitar, dan menuju rumah Henri Pradipta Anwar yang berlokasi di Jalan Kelud, Kecamatan Kepanjenkidul. Sebelum proses penggeledahan, penyidik lebih dahulu mendatangi Ketua RW setempat untuk meminta izin sekaligus menjadi saksi.


Tepat pukul 10.30 WIB, tim penyidik yang datang bertemu langsung dengan Henri Pradipta Anwar. Mereka sempat berdialog di halaman rumah. Sayangnya, lagi-lagi awak media tidak diizinkan untuk ikut masuk dan hanya memantau perbincangan keduanya melalui pintu gerbang rumah yang terbuat dari papan kayu setinggi lima meter tersebut.

Penuturan para tetangga, mereka mengaku tidak begitu akrab dengan pemilik rumah. Namun, warga tahu jika pemilik rumah itu adalah putra sulung wali kota yang juga Ketua Komisi I Bidang Pendidikan dan Pemerintahan DPRD Blitar.

"Dulu sering bergaul dengan warga, bahkan juga dengan teman sebayanya. Tapi setelah ayahnya jadi kepala daerah dan dia menjadi anggota DPRD, sekarang jarang berkumpul dengan tetangga termasuk dengan teman-temannya," kata Samsu, tetangga di kawasan rumah Henri.

Belum diketahui persis alasan KPK mendatangi rumah anak dari Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar tersebut. Bahkan, sebelumnya ada kabar gedung DPRD Kota Blitar diperiksa, tapi hingga kini informasi tersebut masih kabur.

Diketahui, Wali Kota Blitar Muhamad Samanhudi Anwar telah ditetapkan tersangka olek KPK. Dia diduga menerima suap Rp1,5 miliar. Uang itu diterima dari Susilo Prabowo, salah satu kontraktor melalui perantaranya, Bambang Purnomo (BP). Suap itu ditengarai terkait izin proyek pembangunan sekolah lanjutan pertama di Blitar dengan nilai kontrak Rp23 miliar.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut