Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pesta Berujung Ricuh, Pemuda di Buton Tewas Dikeroyok dan Ditikam
Advertisement . Scroll to see content

Ngeri! Kades di Lumajang Dibacok 10 Orang dalam Rumah saat Terima Tamu

Rabu, 15 April 2026 - 20:21:00 WIB
Ngeri! Kades di Lumajang Dibacok 10 Orang dalam Rumah saat Terima Tamu
Sampurno, Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit, Lumajang, dikeroyok 10 orang di rumah, Rabu (15/4/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

LUMAJANG, iNews.id – Seorang kepala desa di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, babak belur hingga luka bacok setelah dikeroyok 10 orang. Aksi itu dialami Sampurno, Kepala Desa Pakel, Kecamatan Gucialit. Peristiwa mengerikan itu terjadi di rumah korban, Rabu (15/4/2026) siang.

Akibat serangan membabibuta tersebut, korban mengalami luka serius di bagian kepala dan bahu hingga harus dilarikan ke rumah sakit. 

Insiden bermula sekitar pukul 14.00 WIB. Saat itu, Kades Sampurno tengah santai menerima tamu di rumahnya. Tiba-tiba, suasana berubah tegang ketika dua unit mobil berhenti di depan rumahnya dan menurunkan sekitar sepuluh orang.

Tanpa alasan yang jelas, para pelaku langsung merangsek masuk. Sempat terjadi cekcok mulut singkat sebelum akhirnya para pelaku menyerang korban menggunakan tangan kosong dan senjata tajam jenis celurit.

"Kejadiannya sekitar pukul 14.00 WIB di kediaman Pak Kades. Awalnya beliau sedang menerima tamu, tiba-tiba ada dua mobil datang. Sempat cekcok dan terjadilah penganiayaan," ujar Kasat Reskrim Polres Lumajang, AKP Pras Ardinata. 

Motif di balik pengeroyokan ini diduga kuat karena salah paham. Berdasarkan informasi yang dihimpun, beberapa hari sebelumnya sang kades sempat terlibat perselisihan dengan salah satu terduga pelaku di sebuah acara pengajian. 

Satreskrim Polres Lumajang telah mengantongi identitas para pelaku dan kini tengah melakukan pengejaran. Polisi juga telah melakukan olah TKP dan memeriksa sejumlah saksi guna mendalami motif pasti pengeroyokan tersebut. 

"Pelaku sekitar 10 orang menggunakan dua mobil. Motif masih kita dalami, namun identitas sudah kami ketahui dan saat ini dalam pengejaran," kata AKP Pras Ardinata.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut