Peretas Ratusan Website Sekolah Ditangkap, Raup Rp400 Juta dari Promosi Judi Online
Kasus tersebut terungkap ketika polisi patroli siber untuk menekan peredaran konten perjudian daring. Penyidik menemukan sejumlah website resmi lembaga pendidikan telah disusupi promosi judi online.
Hasil penyelidikan kemudian mengarah kepada AHK. Polisi menduga tersangka memanfaatkan celah keamanan pada sistem elektronik milik sekolah, perguruan tinggi dan instansi pemerintah.
Setelah masuk ke dalam sistem, tersangka diduga menyisipkan file tertentu untuk melemahkan keamanan website. Cara tersebut membuat dia dapat menguasai lalu lintas data serta domain dan subdomain milik korban.
"Tersangka memanfaatkan kelemahan website milik instansi, sekolah maupun perguruan tinggi. Setelah sistem keamanannya rusak, lalu lintas data dikuasai tersangka dan kemudian dijual melalui platform SX Market sehingga domain maupun subdomain tersebut digunakan untuk promosi perjudian," ujarnya.
Domain hasil peretasan selanjutnya dipasarkan melalui platform SX Market. Pembeli kemudian memanfaatkannya untuk menampilkan atau mengarahkan pengguna menuju situs judi online.