Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Respons Wacana Pilkada Tanpa Wakil, Partai Perindo Minta Kewenangan Pimpinan Daerah Dipertegas
Advertisement . Scroll to see content

Perindo Temui KPU Jatim, Bahas Konsolidasi Partai dan Kesiapan Pemilu 2029

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:10:00 WIB
Perindo Temui KPU Jatim, Bahas Konsolidasi Partai dan Kesiapan Pemilu 2029
Ketua DPW Partai Perindo Jawa Timur Ahmad Zazuli bersama jajaran pengurus melakukan kunjungan ke Kantor KPU Jatim di Surabaya untuk membahas konsolidasi organisasi dan kesiapan menghadapi Pemilu 2029, Selasa (11/8/2026). (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

SURABAYA, iNews.id - Konsolidasi partai politik menjelang Pemilu 2029 tidak hanya berkaitan dengan penguatan struktur organisasi, tetapi juga kesiapan memenuhi berbagai ketentuan administrasi kepemiluan. Dalam konteks itu, komunikasi antara partai politik dan penyelenggara pemilu menjadi penting untuk memastikan setiap tahapan berjalan sesuai aturan.

Hal tersebut menjadi salah satu pembahasan dalam kunjungan kerja Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai Perindo Jawa Timur ke Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Jatim di Kota Surabaya, Selasa (11/8/26). Rombongan Perindo Jatim dipimpin Ketua DPW Ahmad Zazuli, yang akrab disapa Cak Jaz, diterima Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi bersama jajaran komisioner.

Pertemuan tersebut membahas sejumlah hal terkait konsolidasi organisasi, pengelolaan administrasi dan keanggotaan partai, serta pentingnya keterbukaan informasi dalam menghadapi tahapan kepemiluan. Bagi Partai Perindo, koordinasi sejak awal dinilai dapat membantu memastikan seluruh proses organisasi berjalan sesuai koridor regulasi.

Cak Jaz mengatakan partai politik dan penyelenggara pemilu memiliki fungsi yang berbeda dalam demokrasi. Namun, keduanya memiliki kepentingan yang sama dalam menjaga agar proses politik berlangsung tertib, transparan, dan sesuai ketentuan hukum.

"Partai politik dan penyelenggara pemilu memang memiliki peran yang berbeda, tetapi keduanya berada dalam ekosistem demokrasi yang sama. Karena itu, komunikasi dan keterbukaan informasi penting agar setiap proses berjalan sesuai ketentuan dan tidak menimbulkan persoalan di kemudian hari," ujar Cak Jaz dalam keterangannya, Kamis (13/8/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut