Perindo Temui KPU Jatim, Bahas Konsolidasi Partai dan Kesiapan Pemilu 2029
Menurutnya, penguatan struktur organisasi Partai Perindo di Jatim perlu berjalan beriringan dengan pemahaman terhadap aturan kepemiluan. Konsolidasi tidak hanya ditujukan untuk memperkuat mesin organisasi, tetapi juga memastikan seluruh administrasi kepengurusan dan keanggotaan dapat dipertanggungjawabkan.
"Yang kami dorong adalah konsolidasi yang tertib dan taat aturan. Dengan memahami ketentuan sejak awal, partai dapat mempersiapkan diri dengan lebih baik menghadapi tahapan pemilu yang akan datang," katanya.
Bagi Cak Jaz, komunikasi tersebut juga perlu dilanjutkan secara berkesinambungan, tidak hanya ketika tahapan pemilu sudah berlangsung. Menurut dia, koordinasi yang dibangun sejak jauh hari dapat menciptakan pemahaman yang lebih baik mengenai aturan sekaligus mendorong budaya politik yang semakin tertib.
"Kami ingin membangun budaya politik yang terbuka dan taat aturan. Konsolidasi organisasi harus berjalan seiring dengan komitmen menjaga kualitas demokrasi di Jawa Timur," ujarnya.
Sebelumnya Ketua KPU Jatim Aang Kunaifi menyambut baik komunikasi tersebut. Menurutnya, keterbukaan informasi antara KPU dan partai politik diperlukan untuk mengurangi potensi persoalan administratif maupun teknis dalam setiap tahapan pemilu.
"KPU Jatim selalu terbuka untuk membangun komunikasi dan keterbukaan informasi dengan seluruh partai politik. Ini penting agar persoalan administratif maupun teknis dapat dipahami dan diselesaikan sesuai ketentuan," kata Aang, Selasa (11/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari komunikasi kelembagaan antara Partai Perindo dan KPU Jatim dalam menghadapi dinamika kepemiluan ke depan. Bagi partai politik, kesiapan organisasi dan kepatuhan terhadap regulasi menjadi bagian penting dari proses menuju Pemilu 2029.
Editor: Donald Karouw