Polisi Korban Penyerangan di Lamongan Membaik, Kornea Mata Tidak Pecah
SURABAYA, iNews.id - Kondisi kesehatan Bripka Andreas, anggota polisi korban penyerangan di Lamongan berangsur membaik. Anggota Unit Lantas Polsek Paciran ini juga sudah sadar dan bisa diajak berkomunikasi.
"Kondisinya sudah membaik. Bapak Kapolda juga sudah mengecek dan memastikan tidak ada masalah pada mata korban yang terkena kelereng," kata Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Frans Barung Mangera, Rabu (21/11/2018).
Barung juga memastikan bahwa kornea mata Bripka Andreas tidak pecah atau terbelah sebagaimana dikhawatirkan. Pasalnya, lesatan kelereng dari ketapel itu cukup keras dan tepat mengenai bola mata.
"Operasinya berhasil. Dan tim dokter Rumah Sakit Bhayangkara memastikan bahwa luka di mata korban tepatnya di bagian korneanya tersebut tidak terpengaruh dan tidak terbelah di dalamnya. Namun korban saat ini memang perlu perawatan yang intensif karena ini yang kena mata," katanya.
Pascainsiden penyerangan itu, Bripka Andreas langsung dilarikan ke rumah sakit untuk menjalani operasi. Tindakan medis ini diambil lantaran mata bagian kanan korban terluka parah terkena kelereng dari ketapel yang dilesatkan pelaku.