Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Geber Motor Saat Antar Jenazah Berujung Tawuran di Makassar
Advertisement . Scroll to see content

Ramai Isu Pungli Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Malang, Ini Respons Bupati Sanusi

Jumat, 30 Juli 2021 - 10:32:00 WIB
Ramai Isu Pungli Pemulasaraan Jenazah Covid-19 di Malang, Ini Respons Bupati Sanusi
Bupati Malang Sanusi membantah isu pungli pemulasaraan jenazah Covid-19. (Foto: Okezone/Avirista Midaada).
Advertisement . Scroll to see content

Namun, diakui Sanusi ada beberapa pasien suspek Covid-19 yang tidak ada catatan medis di rumah sakit. Hal ini membuat rumah sakit biasanya baru membebankan biaya pemulasaraan ke jenazah. 

"Ada warga yang tidak masuk rumah sakit minta dimakamkan secara prokes, maka jenazahnya dibawa ke RS lalu ada biaya pemulasaraan jenazah. Diberlakukan sana baik Covid-19 atau tidak," katanya. 

Biaya pemulasaraan tersebut diakui bervariasi tergantung dari masing-masing rumah sakit. "Kalau di Kota Malang Rp2 juta 700.000. Kalau di Kanjuruhan Rp2,3 juta secara umum," ujarnya. 

Sanusi pun meminta aparat penegak hukum untuk mengawasi pemulasaraan jenazah Covid-19 guna mencegah adanya pungutan liar (pungli) yang bisa saja terjadi. "Kami akan lihat. Jika ada laporan atau apa, akan kami tindak lanjuti," katanya.

Editor: Ihya Ulumuddin

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut