RT Berkelas, Wujud Pembangunan yang Berangkat dari Kebutuhan Warga
Sejumlah kegiatan yang dikembangkan meliputi budidaya ikan lele dan nila, pertanian hidroponik, serta usaha UMKM berbahan baku lokal, di antaranya lidah buaya dan jahe. Hasil budi daya ikan dan tanaman hidroponik mulai dimanfaatkan warga, bahkan memberikan peluang pendapatan untuk menambah kas RT maupun menjadi modal pengembangan usaha selanjutnya.
Aktivitas tersebut memperlihatkan bagaimana program pembangunan di tingkat lingkungan dapat diarahkan untuk mendukung produktivitas dan kemandirian ekonomi masyarakat.
Wali Kota yang kerap disapa Pak Mboi situ pun mengapresiasi inisiatif warga Kampung Bejo yang menyesuaikan pelaksanaan program dengan kondisi dan potensi lingkungannya. Menurutnya, langkah tersebut dapat menjadi contoh bagi RT dan RW lain dalam memanfaatkan RT Berkelas secara produktif.
“Di sini fasum perumahannya belum diserahkan dan masih dalam proses, sehingga warga dari empat RT ini bersepakat untuk tidak merealisasikan program RT Berkelas berupa pembangunan fisik tapi lebih kepada pemberdayaan masyarakat dan potensi yang ada. Di sini warga mendapat pendampingan dan pelatihan, sehingga hasilnya dapat dilihat sendiri,” katanya.
Apresiasi terhadap program RT Berkelas juga disampaikan Ketua RW 06, Agung Hari Prastyono. Menurutnya, RT Berkelas membantu mewujudkan kebutuhan warga yang sebelumnya belum dapat direalisasikan, termasuk keinginan mengembangkan budi daya ikan yang telah direncanakan sejak beberapa tahun lalu.