Tari Remo, Tarian Pembuka Ludruk dan Penyambut Tamu Khas Jawa Timur
Hal itu dilihat dari perkembangan kesenian Ludruk lebih terkenal di Jobang - Surabaya.
"Kenyataan ini dapat dilihat dari Ludruk Sandiwara atau Sandiwara Ludruk yang datang dari Jombang ke Surabaya sekitar tahun 1931," tulis Wahyudiyanto dalam jurnalnya.
Sebagai kesenian rakyat, Tari Remo pada awal perkembangannya tidak memiliki karakteristik yang jelas. Bahkan, tari ini didefinisikan sebagai tarian yang hanya menampilkan gerakan tari konvensional saja. Bahkan pola pemanggungan dan busananya juga demikian.
Wahyudiyanto. 2006. Karakteristik Ragam Gerak dan Tata Rias-Busana Tari Ngremo Sebagai Wujud Represtasi Simbolis Sosio Kultural. Imaji. 4(2). Hal: 136-156
Machdalati Rizky Cendani
. Buku Visual Tari Remo Surabayan Sebagai Media Pendukung Hak Paten Kesenian Khas Surabaya