Terbongkar! Modus Licik Penyelundupan Merkuri 3,4 Ton Senilai Rp17,5 Miliar di Tanjung Perak
SURABAYA, iNews.id - Modus licik penyelundupan 3,4 ton merkuri senilai Rp17,5 miliar terbongkar di Pelabuhan Tanjung Perak, Kota Surabaya. Cairan berbahaya itu disembunyikan di sela-sela palet keramik dalam kontainer ekspor tujuan Burkina Faso, Afrika.
Pengungkapan dilakukan Bea Cukai Jawa Timur I bersama Bea Cukai Tanjung Perak dan Polda Jatim terhadap sebuah kontainer berukuran 20 kaki. Dalam dokumen kepabeanan, kontainer tersebut dilaporkan membawa 900 karton keramik. Kecurigaan petugas pun muncul setelah hasil pemeriksaan fisik menunjukkan jumlah muatan tidak sesuai dengan dokumen.
Kepala Kantor Bea Cukai Tanjung Perak Surabaya Agus Cahyono mengatakan, petugas hanya menemukan 826 karton keramik di dalam kontainer.
“Saat pemeriksaan fisik, petugas menemukan ketidaksesuaian antara dokumen dan isi kontainer. Dari 900 karton keramik yang dilaporkan, hanya ditemukan 826 karton.,” ujarnya, Kamis (30/7/2026).
Petugas kemudian membongkar dan memeriksa muatan secara menyeluruh. Di antara susunan palet keramik, ditemukan 251 botol plastik dan 71 jeriken berisi cairan berwarna perak.