Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sepak Bola Tarkam di Purbalingga Ricuh, Wasit Babak Belur Dikeroyok Massa
Advertisement . Scroll to see content

Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Wasit Dipukul Tim Official

Kamis, 13 Agustus 2026 - 20:13:00 WIB
Turnamen Sepak Bola Soekarno Cup di Bangkalan Ricuh, Wasit Dipukul Tim Official
Turnamen sepak bola Soekarno Cup di Bangkalan ricuh. Wasit menjadi sasaran amukan tim official. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

BANGKALAN, iNews.idTurnamen sepak bola amatir Soekarno Cup di Stadion Gelora Bangkalan, Jawa Timur, diwarnai kericuhan. Seorang wasit menjadi korban pemukulan oleh official tim hingga harus lari menyelamatkan diri ke ruang ganti di bawah pengawalan ketat petugas keamanan. 

Insiden pemukulan terjadi saat laga sengit mempertemukan tim Banteng Papua Tengah melawan tim Banteng Jogjakarta. Tanda-tanda ketegangan mulai tampak ketika para official tim Banteng Papua Tengah mengerumuni sang pengadil lapangan untuk melakukan protes keras. 

Di tengah adu mulut yang memanas, salah seorang official Banteng Papua Tengah melayangkan pukulan tepat di wajah wasit. Akibat hantaman keras tersebut, wasit sempat terhuyung sebelum akhirnya dievakuasi petugas keamanan ke dalam ruang ganti.

Match Commissioner pertandingan, Ahmad Subahri membenarkan adanya insiden pemukulan serta terhentinya laga akibat protes keras keputusan wasit pada menit ke-69. 

"Intinya ada pihak yang tidak terima keputusan wasit. Terjadi pergantian wasit setelah aksi pemukulan yang dilakukan official Papua. Laga sempat terhenti pada menit ke-69 selama kurang lebih 15 menit. Pada akhir pertandingan kembali ricuh karena pihak Jogja juga tidak terima keputusan wasit," ungkap Match Commissioner, Ahmad Subahri, Kamis (13/8/2026). 

Setelah terhenti 15 menit, laga kembali dilanjutkan dengan dipimpin wasit pengganti. Laga diawali eksekusi tendangan penalti untuk tim Banteng Jogjakarta yang berbuah gol dan mengubah skor menjadi 2-1 untuk keunggulan Jogja. 

Pertandingan berlanjut makin keras hingga tim Banteng Papua Tengah akhirnya sukses menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada menit injury time. 

Namun, suasana memanas kembali meledak tepat saat peluit panjang tanda berakhirnya pertandingan dibunyikan. Diduga tak puas dengan kepemimpinan wasit pengganti, kubu Banteng Jogjakarta meluapkan emosinya hingga memicu kericuhan susulan antar pemain dan official kedua tim. 

Wasit pengganti pun terpaksa lari terbirit-birit masuk ke lorong stadion guna menghindari amukan massa sebelum akhirnya dievakuasi keluar arena oleh petugas keamanan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut