Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polda Riau Gagalkan Penyelundupan Sabu 6,9 Kg dari Malaysia, 1 Kurir Narkoba Ditangkap
Advertisement . Scroll to see content

Ketua DPD La Nyalla Minta Kalbar Tak Bergantung Pasokan Listrik dari Malaysia

Selasa, 15 Juni 2021 - 12:49:00 WIB
Ketua DPD La Nyalla Minta Kalbar Tak Bergantung Pasokan Listrik dari Malaysia
Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti meminta Kalimantan Barat tak lagi bergantung pasokan listrik dari Malaysia. (Foto: Ist)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) La Nyalla Mahmud Mattalitti mendorong Kalimantan Barat (Kalbar) mempunyai kemandirian dan ketahanan energi. Dia berharap Kalbar tidak boleh lagi bergantung pasokan listrik dari Malaysia

"Kita harus terus berusaha membangun pembangkit-pembangkit listrik di Kalimantan Barat. Potensinya sangat besar mengingat kita kaya sumber energi. Intinya, nggak boleh lagi beli listrik dari Malaysia. Malu kita sebagai negara besar tetapi energi saja harus dipasok oleh negara lain," ujar La Nyalla dalam keterangan tertulis usai kunjungan kerja ke Kalbar, Selasa (15/6/2021).

Menurutnya, Indonesia sebagai negara besar dengan sumber daya alam melimpah harus merasa malu jika masih ketergantungan energi kepada negara tetangga.

La Nyalla menyatakan ini menanggapi penjelasan Gubernur Kalbar Sutarmidji yang mengatakan Kalbar masih bergantung pada Sesco Malaysia untuk memenuhi kebutuhan listrik sebesar 714,78 MW. Menurut Sutarmidji, beban puncak kebutuhan listrik di Kalbar adalah 509,52 MW.

Karena itu La Nyalla mendukung pembangunan pembangkit tenaga listrik di Kalbar. Dia menyambut baik beroperasinya pembangkit listrik tenaga uap (PLTU) Kalbar-1 di Bengkayang yang dipoerasikan swasta. Pengoperasian PLTU itu dapat menurunkan volume pembelian listrik dari Sesco Malaysia hingga 48 persen.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut