Pencarian Warga Tenggelam di Sungai Kapuas Terkendala Cuaca dan Arus Deras
Kendala yang sama diakui Tim Reaksi Cepat Pramuka yang ikut dalam pencarian korban. Selain derasnya arus, kedalaman sungai juga menjadi kendala.
"Arus sungai deras dan kedalaman air di daerah tersebut membuat tim kesulitan," kata Ketua TRC Pramuka Kapuas Hulu, Aliyanto.
Tim gabungan yang melakukan pencarian yakni Basarnas Sintang, Tim Reaksi Cepat Pramuka Kapuas Hulu, Tagana Kapuas Hulu, TNI-Polri, Satpol PP, BPBD Kapuas Hulu dan warga setempat.
Diberitakan sebelumnya, seorang pria bernama Asran Mawarin (50) terjatuh di Sungai Kapuas, Senin (25/5/2020). Warga Desa Joki Tengah, Kecamatan Jongkong, Kabupaten Kapuas Hulu itu tiba-tiba jatuh saat mengemudikan perahu cepat.
Korban berangkat dari Dusun Penelat menuju Desa Jongkong Pasar bersama dua anaknya, yaitu Shallman (22) dan Ilham (15) dengan menggunakan perahu cepat berkekuatan 3,3 PK.
“Di tengah perjalanan di Sungai Kapuas itu, tiba-tiba korban terjatuh dari perahu dan langsung tenggelam,” kata Kapolsek Jongkong, AKP Josni Sibarus.
Menurut keterangan salah seorang anaknya, korban mengeluh sering pusing sehari sebelum kejadian.
Editor: Reza Yunanto