Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kapal Bawa 7 Orang Pecah Lambung Dihantam Ombak Besar di Bengkalis
Advertisement . Scroll to see content

Begini Respons Kemlu terkait Eksploitasi ABK WNI di Kapal Ikan

Kamis, 07 Mei 2020 - 13:58:00 WIB
Begini Respons Kemlu terkait Eksploitasi ABK WNI di Kapal Ikan
Gedung Pancasila Kementerian Luar Negeri RI di Jakarta (ilustrasi). (Foto: kemlu.go.id).
Advertisement . Scroll to see content

Sejauh ini, pemerintah memberi perhatian serius atas permasalahan yang dihadapi ABK Indonesia di kapal China Long Xin 605 dan Tian Yu 8. Dua kapal itu beberapa hari lalu berlabuh di Busan, Korea Selatan dan membawa 46 awak kapal WNI. Sebanyak 15 ABK WNI diantaranya berasal dari kapal Long Xin 629.

“KBRI Seoul berkoordinasi dengan otoritas setempat telah memulangkan 11 awak kapal pada 24 April 2020. 14 awak kapal lainnya akan dipulangkan pada 8 Mei 2020,” kata Kemlu.

KBRI Seoul juga sedang mengupayakan pemulangan jenazah ABK WNI berinisial E yang meninggal di RS Busan karena pneumonia. Sementara, 20 awak kapal lainnya melanjutkan bekerja di kapal Long Xin 605 dan Tian Yu 8.

Pada Desember 2019 dan Maret 2020, pada kapal Long Xin 629 dan Long Xin 604, terjadi kematian tiga ABK WNI saat kapal sedang berlayar di Samudera Pasifik. “Kapten kapal menjelaskan bahwa keputusan melarung jenazah karena kematian disebabkan penyakit menular dan hal ini berdasarkan persetujuan awak kapal lainnya.”

Editor: Faieq Hidayat

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut