Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Massa Segel Kantor Gubernur Kalteng, Desak Karhutla Ditetapkan Bencana Nasional
Advertisement . Scroll to see content

450.000 Warga Kalteng Terdampak Kabut Asap Karhutla, Pemprov Salurkan Bantuan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 02:45:00 WIB
450.000 Warga Kalteng Terdampak Kabut Asap Karhutla, Pemprov Salurkan Bantuan
Pemprov Kalteng membagikan sembako kepada warga yang terdampak asap karhutla. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.id – Bencana kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kepungan kabut asap yang melanda Kalimantan Tengah berdampak serius terhadap perekonomian warga. Meringankan beban masyarakat, Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah menyalurkan bantuan pangan bagi 450.000 warga terdampak di berbagai wilayah.

Bantuan yang disalurkan berupa paket sembako berisi komoditas pokok seperti beras, gula pasir, dan minyak goreng. Program ini menyasar masyarakat rentan dan para pekerja sektor informal yang mengalami penurunan pendapatan secara drastis akibat minimnya aktivitas di luar rumah.

Penyaluran sembako tersebut disambut antusias oleh warga, salah satunya kelompok pengendara ojek online (ojol) serta porter di Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya.

Selama kabut asap pekat melanda, para pengemudi ojol mengaku pendapatan harian mereka anjlok hingga 50 hingga 60 persen. Penurunan omzet terjadi akibat lesunya aktivitas warga serta diberlakukannya Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi anak-anak sekolah.

"Selama kabut asap warga lebih memilih berdiam diri di rumah dan sekolah diliburkan ke PJJ, jadi tarikan sangat sepi. Bantuan sembako ini sangat menopang kebutuhan dapur kami," ungkap Saipulah, salah seorang pengemudi ojol penerima bantuan.

Gubernur Kalimantan Tengah, Agustiar Sabran mengatakan, penanganan dampak karhutla dilakukan secara komprehensif dari hulu ke hilir. Selain bantuan sembako, Pemprov Kalteng juga mendistribusikan belasan juta liter air bersih dan jaminan perlindungan asuransi bagi tim relawan pemadam di lapangan.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut