Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya 3 Hari Lumpuh Imbas Kabut Asap Karhutla
PALANGKA RAYA, iNews.id – Aktivitas penerbangan di Bandara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah, lumpuh total akibat kepungan kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Minimnya jarak pandang membuat seluruh jadwal penerbangan dari dan menuju bandara ini terpaksa dihentikan selama tiga hari terakhir.
Kabut asap pekat akibat karhutla menyelimuti sebagian besar wilayah Kota Palangka Raya, termasuk kawasan landasan pacu Bandara Tjilik Riwut, Kamis (15/10/2026) sore. Buruknya jarak pandang membuat operasional maskapai penerbangan tidak memungkinkan untuk melakukan pendaratan maupun penerbangan secara aman.
Humas PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut Palangka Raya, Andi Wiguna, menjelaskan bahwa jarak pandang (visibility) sejak pagi hingga sore hari terus memburuk dan berada di bawah ambang batas aman keselamatan penerbangan.
"Pada pagi hari, jarak pandang tercatat kurang dari lima ratus meter, sementara pada sore hari menurun hingga sekitar tiga ratus meter. Kondisi tersebut tentu tidak memungkinkan pesawat melakukan penerbangan secara aman," ujar Andi Wiguna, Kamis (15/10/2026).
Andi menambahkan, lumpuhnya aktivitas penerbangan ini telah berlangsung berturut-turut selama tiga hari terakhir akibat pekatnya kabut asap yang menutup ruang udara.
Terhentinya seluruh jadwal penerbangan ini berdampak langsung pada para calon penumpang. Sejumlah warga mengaku kecewa dan kebingungan lantaran harus tertahan serta menunggu kepastian keberangkatan hingga berhari-hari di bandara.
Seorang calon penumpang, Endang, mengaku sudah tertahan di Palangka Raya sejak hari Minggu. Karena belum juga ada kepastian jadwal terbang akibat cuaca buruk, ia terpaksa merencanakan alternatif lain demi kelanjutan perjalanannya.