Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 175 Regu Pemadam Dikerahkan Atasi Karhutla di Palangka Raya, Ditargetkan Tuntas 2 Pekan
Advertisement . Scroll to see content

Kabut Asap Karhutla Menipis, Warga Palangka Raya Kembali Padati Car Free Day

Minggu, 01 November 2026 - 07:55:00 WIB
Kabut Asap Karhutla Menipis, Warga Palangka Raya Kembali Padati Car Free Day
Warga berolahraga dan berburu kuliner di kawasan Car Free Day Jalan Yos Sudarso, Palangkaraya, setelah kabut asap karhutla mulai menipis, Minggu (1/11/2026).
Advertisement . Scroll to see content

PALANGKA RAYA, iNews.id - Kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang mulai menipis setelah diguyur hujan membuat warga Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali beraktivitas di luar rumah. Kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Yos Sudarso pun kembali ramai dikunjungi warga pada Minggu (1/11/2026) pagi.

Membaiknya kualitas udara dimanfaatkan warga untuk berolahraga, berjalan santai, hingga menikmati kuliner bersama keluarga. Sejumlah pedagang juga kembali ramai melayani pengunjung yang berburu jajanan di sepanjang kawasan CFD.

Suasana ini berbeda dibandingkan beberapa waktu sebelumnya ketika kabut asap pekat menyelimuti Kota Palangka Raya. Saat itu, warga harus membatasi aktivitas di luar rumah dan mengenakan masker untuk mengurangi paparan asap.

Kini, mayoritas pengunjung terlihat tidak lagi mengenakan masker. Mereka mengaku senang bisa kembali menikmati suasana CFD dan menghirup udara yang lebih segar setelah aktivitas luar ruangan sempat terganggu akibat kabut asap.

Warga berharap kondisi udara yang mulai membaik dapat terus bertahan. Mereka juga berharap hujan kembali turun untuk membantu memadamkan sisa titik api karhutla sekaligus mencegah kabut asap kembali menyelimuti Kota Palangka Raya.

"Semoga dijaga lagi hutannya supaya kebakaran tidak menyebar terlalu cepat," kata Qari, salah satu warga di lokasi.

Dengan kondisi udara yang semakin membaik, masyarakat berharap dapat kembali menjalankan aktivitas sehari-hari dengan nyaman tanpa dibayangi gangguan kesehatan akibat kabut asap.

"Semoga cuaca di Palangka Raya tidak kaut asap lagi dan tidak ada lagi orang-orang yang membakar lahan," ucap Tiana, warga lainnya. 

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut