Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kesal Tak Diberi Salep, Oknum Kades di Bangkalan Diduga Pukul Perawat Puskesmas
Advertisement . Scroll to see content

Kerusuhan di Penajam Paser Utara, Polda Kaltim Terjunkan 4 SSK

Rabu, 16 Oktober 2019 - 20:44:00 WIB
Kerusuhan di Penajam Paser Utara, Polda Kaltim Terjunkan 4 SSK
Anggota Polda Kaltim diterjunkan untuk menangani kerusuhan antarwarga di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

PENAJAM, iNews.id – Kerusuhan antarwarga pecah di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Massa menenteng senjata tajam berlalu lalang di sekitar Pelabuhan Penyeberangan Penajam.

Massa juga dilaporkan membakar sejumlah rumah dan kios yang diduga milik warga pendatang di wilayah calon Ibu Kota Negara baru itu. Informasi iNews, suasana di PPU sudah berangsur-angsur kondusif setelah pecahnya bentrokan antarwarga yang mengakibatkan sejumlah rumah hangus dan beberapa fasilitas umum lainnya rusak.

Polda Kalimantan Timur (Kaltim) menerjunkan empat satuan setingkat kompi (SSK) yang terdiri atas 2 SSL Brimob, 1 SSK Ditpolair dan 1 SSK Ditsabhara untuk mempertebal keamanan di Penajam Paser Utara (PPU) pasca-bentrok antarwarga, Rabu (16/10/2019).

Kabid Humas Polda Kaltim, Kombes Pol Heriyandi mengatakan, upaya pertebalan keamanan tetap dilakukan di Kabupetan Penajam Paser Utara untuk mencegah bentrok susulan.

“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk menahan diri dan tidak terpancing emosi,” katanya.

Bentrokan itu dipicu kasus penganiayaan di Jalan Costal Road Pantai Nipah-nipah yang menewaskan seorang pemuda, Rabu (9/10/2019). Korban meninggal yakni CS (19), sedangkan RN (18) mengalami luka tusuk di pinggang. Polisi telah menangkap satu pelaku dan telah ditetapkan sebagai tersangka. Sementara pelaku lain masih dalam penyelidikan dalam pengejaran.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut