Tumpahan Minyak di Teluk Balikpapan Jadi Sorotan Media Asing
(Foto:BNPB)
Direktur Kriminal Khusus Polda Kaltim Kombes Pol Yustan Alfiani mengatakan, pipa yang terputus itu di bagian arah Jalur Lawe-Lawe menuju kilang minyak di Balikpapan. Pipa minyak itu telah berusia 20 tahun. Saat kejadian pipa itu terseret dari posisi semula hingga sepanjang 100 meter, sampai akhirnya terputus.
Atas putusnya pipa itu, sekitar 300 barel minyak pun menggenangi perairan di Teluk Balikpapan. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyatakan, luasan wilayah perairan laut yang terdampak tumpahan minyak mentah di Teluk Balikpapan mencapai ribuan hektar.
Sementara itu PT Pertamina (Persero) mengakui bahwa tumpahan minyak di Teluk Balikpapan disebabkan patahnya pipa penyalur minyak mentah dari Terminal Lawe-lawe di Penajam Paser Utara ke Kilang Balikpapan.
"Yang rusak itu pipa baja diameter 20 inci, tebalnya 12 milimeter dan di kedalaman 25 meter," kata General Manager (GM) Pertamina Refinery Unit (RU) V Togar MP saat jumpa pers di Balikpapan.
Editor: Zen Teguh