Wow! Bupati Kukar Ungkap Ada ASN Terima Honor 900 Kali dalam Setahun Senilai Rp9,5 Miliar
Melalui SP2D Online, seluruh proses pencairan dana kini dilakukan secara elektronik dan terintegrasi dengan sistem perbankan serta Kementerian Dalam Negeri.
Bupati Aulia menegaskan, penerapan sistem baru ini tidak hanya untuk efisiensi layanan, tetapi juga memperkuat transparansi dan akuntabilitas keuangan daerah.
“Kami ingin memastikan proses pencairan keuangan berlangsung lebih aman, transparan, dan akuntabel sehingga potensi penyimpangan dapat diminimalkan,” ujarnya.
Sekretaris Ditjen Bina Keuangan Daerah Kemendagri, Horas Maurits Panjaitan, yang turut hadir dalam peluncuran tersebut, menilai SP2D Online sebagai langkah penting dalam mencegah fraud di daerah.
Menurutnya, sistem digital akan mempersempit ruang penyimpangan dalam pengelolaan anggaran sekaligus mempercepat proses administrasi keuangan.
“SP2D Online menjadi instrumen untuk meningkatkan transparansi dan pengawasan keuangan daerah,” katanya.
Editor: Donald Karouw