Kabel Serat Optik yang Dicuri di Perairan Berakit Bintan Capai 12 Ton
BINTAN, iNews.id – Badan Keamanan Laut (Bakamla) memperkirakan kabel serat optik yang dicuri KM Topan Ocean dari bawah laut di Perairan Tanjung Berakit, Bintan, Kepulauan Riau, mencapai 12 ton. Bakamla bekerja sama dengan Polda Riau dan pihak-pihak terkait juga masih menyelidiki motif pencurian kabel tersebut.
Kepala Bakamla RI, Laksamana Madya Arie Soedewo mengatakan, jumlah ini jauh lebih banyak dari pemeriksaan awal kabel serat optik yang berada di palka KM Topan Ocean pada Sabtu (26/5/2018). Berat kabel sebelumnya diperkirakan mencapai 5 ton.
“Jadi hasil perkiraan kemarin, itu ternyata bukan 5 ton, tapi ternyata sekitar 12 ton. Ini kabel serat optik untuk jaringan komunikasi Telkom, dan segala macam,” kata Arie saat penghitungan berat kabel yang juga disaksikan Kepala Kantor Kamla Zona Maritim Barat Bakamla Laksma TNI Eko Murwanto dan Komandan KN Belut Laut 4806 AKBP Capt Nyoto Saptono.
Dalam mekanisme penghitungannya, aparat KN Belut Laut mengeluarkan sebagian kabel optik sebanyak 320 potong. Panjang tiap potong kurang lebih 4 meter dan berat per potong diperkirakan sekitar 15 kg. Dari penghitungan tersebut, diperkirakan panjang seluruh kabel mencapai 3.200 meter dan beratnya mencapai 12 ton. Selain itu ditemukan pula repeater sebanyak empat unit.
Berat barang bukti ini akan dipastikan lebih lanjut melalui penghitungan saat serah terima dengan Polda Kepri. Untuk mengetahui motif dan pelaku pencurian kabel optik, Bakamla akan bekerja sama dengan Kementerian Komunikasi dan Informatika, Pushidrosal, dan Asosiasi Jaringan Kabel.