Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bupati Sukoharjo Etik Suryani Dibawa ke Jakarta Usai OTT KPK, 6 Koper Ikut Diamankan
Advertisement . Scroll to see content

Prihatin Gubernur Kepri Ditangkap KPK, Ketua DPRD: Pemerintahan Harus Jalan

Kamis, 11 Juli 2019 - 20:09:00 WIB
Prihatin Gubernur Kepri Ditangkap KPK, Ketua DPRD: Pemerintahan Harus Jalan
Gubernur Kepri Nurdin Basirun dikawal petugas KPK saat dibawa ke Jakarta menggunakan pesawat Lion Air dari Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Kepri. (Foto: iNews.id/Humala Nasution)
Advertisement . Scroll to see content

TANJUNGPINANG, iNews.id - Ketua DPRD Provinsi Kepri, Jumaga Nadeak, menyatakan prihatin dengan Gubernur Kepri, Nurdin Basirun yang ditangkap KPK terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) suap dana izin reklamasi, Rabu (10/7/2019).

Dia mendoakan agar Nurdin Basirun diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi ujian tersebut. "Kami di DPRD ikut prihatin. Semoga beliau diberikan ketabahan dan kekuatan untuk menghadapi ujian tersebut," kata Jumaga Nadeak, Kamis (11/7/2019).

Politisi PDI Perjuangan itu enggan berkomentar lebih banyak perihal OTT gubernur ini. Terlebih, dia mengaku tidak mengetahui objek yang menjadi persoalan di dalam penangkapan tersebut. "Saya tidak tahu objek masalahnya apa, nanti salah komentar. Kita tunggu saja pengumuman resmi dari KPK," katanya.

Jumaga juga menyarankan agar kegiatan pemerintahan di lingkungan Pemprov Kepri tetap berjalan seperti biasanya. Meski kepala daerah mereka saat ini tengah tersandung masalah hukum dengan KPK. "Pemerintah harus tetap berjalan, kita masih punya Wakil Gubernur dan Sekda Kepri," ujarnya.

Dia turut optimistis seluruh program kerja yang sudah dirancang Nurdin sebelumnya tidak akan terpengaruh dengan adanya OTT tersebut. Salah satunya menyangkut proyek prioritas pembangunan jembatan Batam-Bintan (Babin).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut