Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Polisi Tangkap Bandar Narkoba di Rokan Hulu, Sita Sabu 1 Kg Lebih dan 246 Pil Ekstasi
Advertisement . Scroll to see content

Baku Tembak di Lampung Utara, 3 Polisi Terluka dan Terduga Bandar Narkoba Tewas

Selasa, 25 Agustus 2026 - 13:46:00 WIB
Baku Tembak di Lampung Utara, 3 Polisi Terluka dan Terduga Bandar Narkoba Tewas
Baku tembak polisi di Lampung Utara dengan terduga bandar narkoba terjadi di Kotabumi dan menyebabkan tiga anggota terluka serta pelaku tewas. (Foto: iNews TV/Jimi Irawan)
Advertisement . Scroll to see content

"Saat itu ada perlawanan pelaku diduga bandar. Untuk polisi yang terluka tiga orang, satu dalam perawatan," ujarnya.

Menurutnya, tiga anggota polisi mengalami luka dalam kontak senjata tersebut. Aipda Adizar mengalami luka tembak di kaki kanan, Aipda Adi Agus Candra luka gores di bagian pelipis, sedangkan Brigpol Ariyadi menderita luka tembak di bagian perut.

Brigpol Ariyadi kemudian dirujuk ke RS Urip Sumoharjo, Bandar Lampung, untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut. Sementara dua anggota lainnya mendapat perawatan atas luka yang dialami.

Di sisi lain, pria yang menjadi target penangkapan diketahui bernama Popi Handika Purba. Popi tewas dalam kontak senjata dan jenazahnya dievakuasi ke RS Maria Regina Kotabumi.

"Terduga pelaku meninggal dunia dan saat ini ada di rumah sakit," katanya.

Informasi diperoleh, Popi masuk daftar pencarian orang (DPO) Satresnarkoba Polres Lampung Utara. Dia juga diduga terkait peredaran senjata api ilegal di wilayah tersebut.

Dari lokasi kejadian, polisi mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga berkaitan dengan kontak senjata. Barang bukti tersebut di antaranya satu pucuk revolver rakitan dengan gagang cokelat.

Selain itu, petugas menemukan dua butir amunisi kaliber 9 milimeter dan tiga selongsong peluru. Seluruh barang bukti kini diamankan untuk kepentingan penyelidikan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut