Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kunker Presiden Prabowo di Lampung Disambut Demo Mahasiswa dengan Aksi Jahit Mulut
Advertisement . Scroll to see content

Bikin Bengong, Jumlah Perokok Aktif di Lampung Ternyata Lebih Banyak dari Jakarta

Jumat, 30 Desember 2022 - 14:00:00 WIB
Bikin Bengong, Jumlah Perokok Aktif di Lampung Ternyata Lebih Banyak dari Jakarta
Lampung menjadi provinsi dengan jumlah perokok aktif terbanyak di Indonesia. (Ilustrasi rokok/Antara)
Advertisement . Scroll to see content

BANDARLAMPUNG, iNews.id -Lampung menjadi provinsi dengan jumlah perokok aktif terbanyak di Indonesia. Provinsi berjuluk Sai Bumi Ruwa Jurai bahkan mengalahkan Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta.

Hal ini diketahui dari data Badan Pusat Statistik (BPS) Survei Sosial Ekonomi Nasional, yang dilansir pada hari Jumat (30/12/2022).

"Persentase merokok pada penduduk umur lebih dari 15 tahun menurut provinsi tahun 2020-2022," begitu tajuk hasil sensus yang tertulis di laman BPS.

Provinsi Lampung menduduki peringkat pertama dengan angka 33,81 persen. Kemudian diikuti oleh Provinsi Bengkulu dengan anka 32,16 persen.

Selanjutnya, ada Provinsi Jawa Barat dengan angka 32,07 persen. Sumatera Selatan  30,49 persen dan Sumatera Barat 30.27 persen.

Persentase lima provinsi itu bahkan lebih tinggi ketimbang DKI Jakarta yang hanya berada di angka 21,25 persen.

Sebelumnya, pemerintah akan melarang penjualan rokok ketengan atau batangan. Hal ini dilakukan dengan cara merevisi Peraturan Pemerintah Nomor 109 Tahun 2012 tentang Pengamanan Bahan yang Mengandung Zat Adiktif berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

Rencana perubahan revisi PP 109/2012 itu tertuang dalam lampiran Keputusan presiden Republik Indonesia Nomor 25 Tahun 2022 tentang Program Penyusunan Peraturan Pemerintah Tahun 2023 yang diteken Jokowi pada Jumat (23/12/2022).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut