DPO Senjata Api Rakitan di Lampung Ditangkap di Bekasi, Akui Curi 100 Motor
Saat hendak ditangkap di Lampung Timur, SA sempat melarikan diri. Polisi kemudian menetapkannya sebagai DPO dan melakukan penyelidikan hingga akhirnya mengetahui keberadaan SA di wilayah Cikarang Selatan, Kabupaten Bekasi.
Pada 1 September 2026, SA ditangkap di Jalan Raya Serang. Saat itu, dia bersama seorang pria berinisial H yang juga masuk dalam DPO kasus pencurian kendaraan bermotor.
Polisi kemudian melakukan penggeledahan dan kembali menemukan satu pucuk senjata api rakitan serta dua butir amunisi. Petugas juga menyita sejumlah peralatan yang diduga digunakan untuk melakukan pencurian sepeda motor.
Dalam pemeriksaan, SA mengaku telah melakukan pencurian kendaraan bermotor sejak 2018. Dia mengklaim telah mencuri lebih dari 100 sepeda motor.
"Senjata api itu sebagai alat yang digunakan dalam aksi curanmor dan hasil penyelidikan SA ini paling sedikit untuk aksi curanmor itu satu hari bisa tiga kali dan dia sudah melakukan aksi itu dari 2018," ujar Kepala KSKP Bakauheni AKP Fransiskus Yepta Terang Ginting dalam konferensi pers, Kamis (17/9/2026).