Erupsi Gunung Anak Krakatau, Polisi Perketat Patroli Larang Nelayan-Wisatawan Mendekat
“Keselamatan masyarakat menjadi prioritas. Kami mengingatkan nelayan maupun wisatawan agar tidak memaksakan diri mendekati Anak Krakatau dan mematuhi radius aman yang telah ditetapkan,” kata Yuni, Sabtu (5/9/2026).
Pengawasan kembali dilakukan ketika petugas melihat sebuah kapal putih jenis speed fiber mendekati kawasan Anak Krakatau. Petugas kemudian bergerak mendekati kapal tersebut.
Namun, kapal itu langsung berbalik arah dan meninggalkan kawasan menuju perairan Banten. Petugas memastikan kapal tersebut tidak melanjutkan perjalanan ke zona terlarang.
Kombes Yuni menegaskan, personel di lapangan akan terus melakukan patroli untuk mencegah masyarakat maupun wisatawan memasuki kawasan berbahaya.
“Kami mengimbau pengelola kapal wisata, nelayan dan masyarakat untuk tidak membawa atau mengarahkan wisatawan ke kawasan yang dilarang. Jangan sampai keinginan melihat aktivitas gunung api justru membahayakan keselamatan,” ujarnya.