Penggusuran di Lampung, Tangis Warga Pecah Pasrah Lihat Rumah Rata Tanah
BANDARLAMPUNG, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Lampung mengeksekusi puluhan rumah warga di wilayah Kelurahan Sukarame Baru, Kota Bandarlampung, Rabu (12/2/2025). Selain itu juga rumah warga di Desa Sabah Balau, Kabupaten Lampung Selatan.
Pantauan iNews, eksekusi bangunan rumah ini diwarnai ketegangan dan tangis histeris. Para warga beramai-ramai kompak menolak penggusuran, bahkan sempat menghalangi alat berat ekskavator hingga terlibat saling dorong dengan aparat keamanan.
Teriak hingga tangis histeris mengiringi awal kegiatan eksekusi, beberapa warga mulanya mempertahankan kediamannya akhir menyerah. Mereka akhirnya pasrah saat alat berat mulai menggusur satu per satu rumah warga.
Seorang warga terdampak eksekusi Legiyem (60) mengaku tak terima kediaman yang telah ditempati selama 25 tahun kini rata dengan tanah. Dia hanya bisa pasrah saat aparat dan alat berat mulai merobohkan rumah semipermanen miliknya.
"Saya 25 tahun di sini, saya tidak terima, saya akan tetap di sini, kami tidak akan menyerang tidak akan apa-apa," ujarnya, Rabu (12/2/2025).