Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Kapal Perang Milik Indonesia Bikin Gentar Musuh, Dilengkapi Senjata Mematikan

Senin, 09 Januari 2023 - 17:08:00 WIB
Deretan Kapal Perang Milik Indonesia Bikin Gentar Musuh, Dilengkapi Senjata Mematikan
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Ahmad Yani. (Foto: Dok. TNI).
Advertisement . Scroll to see content

AMBON, iNews.id - Kapal perang milik Indonesia memiliki spesifikasi masing-masing. Kapal perang tersebut berfungsi untuk menjaga keamanan dan kedaulatan negara, khususnya wilayah maritim Indonesia agar terjamin keamanannya.

Kapal perang TNI Angkatan Laut (AL) dikenal dengan nama Kapal Perang Republik Indonesia (KRI). Ada banyak kapal perang milik TNI yang memiliki daya gentar bagi musuh.

Berikut kapal perang milik Indonesia:

1. KRI Ahmad Yani (351)

Merupakan kapal eks Angkatan Laut (AL) Belanda yang dibuat pada 1967. KRI Ahmad Yani merupakan kapal fregat TNI AL berbobot 2.850 ton. Kapal ini dapat bergerak dengan kecepatan 28,5 knot atau 52, 78 km/jam. 

Selain itu, KRI Ahmad Yani juga dipersenjatai rudal C 802 atau rudal yakhont untuk mengantisipasi serangan darat dengan jangkauan 120 kilometer. Sedangkan untuk melawan kapal selam, KRI Ahmad Yani menggunakan torpedo Honeywell MK-6 yang dapat menembus kedalaman hingga 370 meter di bawah permukaan air laut. 

Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Ahmad Yani. (Foto: Dok. TNI).
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Ahmad Yani. (Foto: Dok. TNI).

Untuk serangan udara, kapal buatan Belanda ini dipersenjatai rudal mistral. Kemudian, untuk serangan jarak dekat, kapal ini memiliki senjata Meriam OTO Melara dengan kaliber 76 milimeter (mm).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut