Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : TNI AL Gagalkan Penyelundupan 400 Karung Pakaian Bekas Ilegal di Perairan Batubara
Advertisement . Scroll to see content

Deretan Kapal Perang Milik Indonesia Bikin Gentar Musuh, Dilengkapi Senjata Mematikan

Senin, 09 Januari 2023 - 17:08:00 WIB
Deretan Kapal Perang Milik Indonesia Bikin Gentar Musuh, Dilengkapi Senjata Mematikan
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) Ahmad Yani. (Foto: Dok. TNI).
Advertisement . Scroll to see content

2. KRI Raden Eddy Martadinata (331)

Termasuk dalam kapal perang Perusak Kawal Rudal (PKR) SIGMA 10514 KRI untuk memperkuat alat utama sistem persenjataan (alutsista) TNI AL dalam mengamankan wilayah perairan Indonesia. Kapal kelima dengan teknologi SIGMA ini memiliki dimensi panjang 105 meter, lebar 14 meter dan kecepatan 28 knot.

Persenjataan yang dimiliki kapal ini di antaranya meriam utama OTO Melara 76 mm Super Rapid Gun dan rudal Exocet MM40 Block 3 dengan jarak jangkau 180-200 Km. Terdapat juga rudal antiserangan udara MICA yang dirancang untuk menyergap sasaran sejauh 20-25 km dengan ketinggian 9144 meter. 

Pengecoh rudal terma SKWS DLT - 12 T mampu membelokkan arah rudal, mengacaukan sensor rudal, mengacaukan jammer, mengecoh infra merah hingga frekuensi radio yang digunakan rudal udara ke permukaan. 

MTQ ke-20 tingkat Kabupaten Pelalawan 2022 resmi ditutup oleh Bupati Pelalawan Zukri. (Foto: dok Pemkab Pelalawan)
Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) RE Martadinata. (Foto: Dok. Pemkab Pelalawan)

Ada juga Torpedo S - 244S, termasuk torpedo ringan yang memiliki kemampuan khusus mengincar sasaran di perairan dangkal dan meriam Close In Weapon System (CIWS) Millenium 35 mm untuk menangkis serangan udara dan ancaman permukaan jarak dekat.

KRI RE Martadinata pada 7 April 2017 diresmikan dan dikukuhkan sebagai kapal pimpinan (flagship). Kapal perang milik Indonesia ini mampu melaksanakan tugasnya seperti pengamanan laut, penegakan hukum, penegakan hukum di wilayah teritorial dan ZEE serta fungsi naval diplomacy.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut