Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bagikan Makanan Bergizi Gratis, Perindo Sumba Barat Daya Sasar Balita hingga Lansia
Advertisement . Scroll to see content

Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:37:00 WIB
Kekeringan Landa Lobar, Legislator Partai Perindo Desak BPBD Siagakan Tangki Air 24 Jam
Legislator Perindo Syamsuriansyah mendesak BPBD menyiagakan tangki air 24 jam untuk warga terdampak kekeringan di Lombok Barat. (Foto: ist)
Advertisement . Scroll to see content

Kondisi kekeringan tersebut berlangsung ketika NTB diprediksi mengalami puncak musim kemarau pada Agustus 2026 yang mencakup sekitar 89–93% wilayah. Berdasarkan data BMKG Juli 2026, curah hujan pada periode tersebut diperkirakan sangat rendah, yakni 0–10 milimeter per dasarian, dengan peluang curah hujan tinggi di bawah 20% di sebagian besar wilayah.

Musim kemarau tahun ini juga diprediksi berlangsung lebih panjang, sekitar 25–27 dasarian atau 8 hingga 9 bulan, sementara sejumlah titik di NTB mencatat hari tanpa hujan ekstrem hingga lebih dari 60 hari. Kondisi tersebut membuat penyediaan air bersih menjadi kebutuhan yang semakin mendesak bagi masyarakat di wilayah terdampak.

Syamsuriansyah menyoroti kondisi warga di Gunungsari yang harus mencari air untuk kebutuhan sehari-hari meski wilayah tersebut berada dekat dengan bendungan. Dia mempertanyakan kondisi tersebut karena masyarakat masih harus menempuh perjalanan untuk mendapatkan air.

“Jangan sampai warga kita ini, apalagi di daerah Gunungsari yang kebetulan dekat sekali dengan bendungan, lalu tiba-tiba inaq-inaq, amaq-amaq kita ini ngambil air untuk kebutuhan mereka, sementara di samping kiri-kanan mereka itu adalah bendungan yang tentu bendungan ini adalah sumbernya air,” katanya.

Menurut Syamsuriansyah, distribusi air bersih harus dilakukan secara berkelanjutan karena air merupakan kebutuhan primer masyarakat. Karena itu, dia mendorong pemerintah daerah menyiapkan tangki air selama 24 jam untuk dikirimkan ke wilayah yang terdampak kekeringan.

“Karena air yang diambil oleh masyarakat itu tidak hanya cukup dengan satu hari saja. Kebutuhan air ini adalah kebutuhan primer, bukan kebutuhan sekunder. Jadi, suka atau tidak suka, teman-teman harus menyiapkan 24 jam tangki air untuk dikirimkan ke wilayah-wilayah yang terdampak kekeringan,” ucapnya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut