Kontak Senjata di Maybrat, 2 Pentolan OPM Tewas Diterjang Peluru TNI
Dari lokasi kontak, aparat mengamankan sejumlah barang yang berkaitan dengan aktivitas kelompok bersenjata. Barang tersebut terdiri atas satu pucuk senjata api revolver, 10 butir munisi, handy talky (HT), bendera Bintang Kejora, serta perlengkapan lainnya.
Panglima Komando Operasi TNI Habema Brigjen TNI Riyanto mengatakan operasi tersebut merupakan hasil kerja sama personel yang bertugas di lapangan. Dia menegaskan aspek kemanusiaan tetap menjadi perhatian dalam setiap operasi.
“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras dan sinergi seluruh prajurit yang bertugas di lapangan. Namun demikian, kami tetap menempatkan nilai kemanusiaan sebagai pedoman utama dalam setiap langkah operasi. Setiap nyawa memiliki nilai, sehingga setiap tindakan yang dilakukan prajurit harus tetap berdasarkan aturan dan prosedur yang berlaku,” ujar Brigjen TNI Riyanto dikutip dari iNews Sorong Raya, Minggu (4/10/2026).
Menurutnya, keberadaan senjata api dan amunisi yang diamankan menjadi bagian dari pendalaman terhadap aktivitas kelompok bersenjata di wilayah tersebut. Barang bukti masih diperiksa untuk mendukung operasi berikutnya.
Sementara itu, personel gabungan masih melakukan pengejaran terhadap anggota kelompok yang meninggalkan lokasi kontak. Aparat juga melakukan pemantauan untuk memastikan situasi keamanan di wilayah Aifat Selatan tetap terkendali.