Kontak Senjata di Maybrat, 2 Pentolan OPM Tewas Diterjang Peluru TNI
Brigjen TNI Riyanto mengajak anggota kelompok bersenjata yang masih berada di kawasan hutan dan pegunungan menghentikan aktivitas yang dinilai mengganggu keamanan masyarakat. Dia juga membuka kesempatan bagi mereka untuk menempuh jalur damai dan kembali bergabung dengan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
“Masih terbuka ruang bagi saudara-saudara kita yang ingin kembali ke pangkuan NKRI. Mari bersama-sama membangun Papua melalui jalan damai, persatuan, dan kebersamaan. Masa depan Papua adalah tanggung jawab kita bersama, dan pembangunan hanya dapat terwujud apabila seluruh elemen masyarakat hidup dalam suasana aman dan penuh kedamaian,” ujar Brigjen TNI Riyanto.
Koops TNI Habema menyatakan operasi keamanan di Tanah Papua tidak hanya ditujukan untuk menjaga stabilitas wilayah. Aparat juga diarahkan untuk menciptakan kondisi keamanan agar masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari serta mendukung kegiatan ekonomi dan pembangunan.
Editor: Donald Karouw