Rombongan Penyalur Bantuan Pangan Ditembak di Jayawijaya, 3 Orang Tergeletak di Jalan
JAYAWIJAYA, iNews.id - Rombongan petugas yang tengah menyalurkan bantuan pangan kepada warga di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, diserang pada Rabu (9/9/2026) sore. Tiga orang tewas dalam penembakan tersebut, sedangkan lima anggota rombongan lainnya berhasil menyelamatkan diri.
Penembakan terjadi di Kampung Muliama sekitar pukul 15.45 WIT. Saat kejadian, delapan pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya sedang berada dalam perjalanan untuk mendistribusikan bantuan pangan ke masyarakat.
Serangan tersebut membuat rombongan tercerai-berai. Lima orang yang selamat kemudian mencari perlindungan dan mengamankan diri di Puskesmas Muliama.
Suasana kepanikan terekam dalam video berdurasi 31 detik yang beredar di media sosial. Rekaman tersebut memperlihatkan tiga orang berseragam hitam-putih tergeletak di jalan di belakang mobil pikap.
Suara rentetan tembakan juga terdengar dalam video tersebut. Seorang warga yang merekam situasi di lokasi terdengar mengatakan, “Ini penembakan terjadi di Distrik Muliama, sekarang,” ujar seorang warga dalam video tersebut.
Video tersebut belum dapat diverifikasi secara independen. Aparat kemudian mengevakuasi tiga korban tewas ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Wamena untuk penanganan lebih lanjut.
Identitas ketiga korban belum disampaikan secara resmi. Begitu pula dengan pelaku dan motif penembakan yang masih dalam penyelidikan aparat.
Informasi awal yang beredar menyebutkan, penembakan diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) atau dikenal Organisasi Papua Merdeka (OPM). Namun, polisi belum mengonfirmasi keterlibatan kelompok tersebut dalam serangan terhadap rombongan petugas.
Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, aparat masih menyelidiki untuk mengungkap fakta di balik penembakan.
“Masih diinvestigasi,” kata Yusuf singkat dikutip dari iNews Sorong Raya.
Sementara itu, Kapolres Jayawijaya AKBP Anak Agung Made Satriya Bimantara masih diupayakan memberikan keterangan terkait kronologi lengkap kejadian, identitas korban, serta kondisi lima anggota rombongan yang selamat.
Penembakan tersebut terjadi ketika para petugas menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat melalui distribusi bantuan pangan.
Aparat kini perlu memastikan keamanan di wilayah Muliama agar pelayanan dan penyaluran kebutuhan dasar warga tidak terganggu oleh ancaman kekerasan.
Editor: Kurnia Illahi