Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Hilang 4 Hari, Siswa SD Tewas Membusuk di Kolong Ranjang Tetangga
Advertisement . Scroll to see content

5 Tersangka Pembunuh Bripka Fredy Awes Ternyata Anggota KKB, 2 Orang Tewas 3 DPO

Kamis, 20 Agustus 2026 - 21:24:00 WIB
5 Tersangka Pembunuh Bripka Fredy Awes Ternyata Anggota KKB, 2 Orang Tewas 3 DPO
Satgas Operasi Damai Cartenz mengungkap lima tersangka kasus pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes di Yahukimo, Papua Pegunungan, berkaitan dengan kelompok KKB Kodap III Ndugama Derakma. (Foto: dok Polri)
Advertisement . Scroll to see content

YAHUKIMO, iNews.id - Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan Bripka Anumerta Fredy Lukas Awes di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan. Kelima tersangka yang telah ditetapkan Satgas Operasi Damai Cartenz diduga anggota kelompok kriminal bersenjata (KKB) Kodap III Ndugama Derakma Batalyon Wesem pimpinan Nabianus.

Dari lima tersangka, dua orang tewas saat berusaha melarikan diri dan tiga lainnya masih diburu polisi. Mereka kini masuk daftar pencarian orang (DPO). 

Sebelumnya, Bripka Fredy Lukas Awes, personel Satgas Tindak Operasi Damai Cartenz-2026 gugur dalam aksi pembunuhan di Jalan Pertanian, Distrik Dekai, Kabupaten Yahukimo, pada 20 Juli 2026. Setelah penyelidikan hampir satu bulan, tim gabungan Polres Yahukimo bersama Satgas Operasi Damai Cartenz berhasil mengungkap identitas para terduga pelaku. Kelima tersangka masing-masing berinisial RM, AU, MP, WG, dan RAU alias AU.

Kasatgas Humas Operasi Damai Cartenz-2026 Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik mengumpulkan sejumlah alat bukti. Penyidik melakukan pemeriksaan saksi, pengumpulan informasi di lapangan, hingga olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengungkap rangkaian kasus tersebut.

“Pengungkapan perkara ini diawali dari kejadian pada 20 Juli 2026. Sejak saat itu, tim melakukan penyelidikan, mengumpulkan informasi, keterangan saksi, serta melakukan olah TKP dan pendalaman di lapangan,” ujar Kombes Yusuf, Kamis (20/8/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut