Penampakan Masjid Seribu Tiang yang Dikenal Gegara Gus Dur Singgah Sholat
"Masjid ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tanggal 29 September 1980 lalu, berkapasitas daya tampung lebih kurang 10.000 jamaah," kata Umar.
Dia menambahkan, walaupun memiliki julukan Masjid Seribu Tiang, tapi jumlah tiang-tiang penyangganya hanya berjumlah 232 buah. Tidak hanya itu, arsitek pembuatan masjid ini dibuat oleh seorang profesor dari Institusi Tekhnologi Bogor (ITB) yang bernama Profesor Ruseno.
"Dia ini (Ruseno) merupakan guru besar di ITB yang dikenal pembuat kontruksi cakar ayam. Masjid Al-Falah ini yang pertama di Sumatera yang menggunakan kontruksi cakar ayam. Meski konstruksi berupa tiang-tiang saja, tapi ini dipercaya mampu bertahan terhadap adanya goncangan gempa," ujarnya.
Konon penamaan Masjid 1.000 tiang ini diberikan saat almarhum Gus Dur salat disini.
"Mengetahui Masjid Al-Falah berdiri dengan banyak tiang, lalu Gus Dur menyebutnya Masjid 1.000 tiang," ucapnya.