27 Truk Berhenti Beroperasi, Warga Gowa Keluhkan Tumpukan Sampah dan Bau Menyengat
Selain persoalan BBM, pengangkutan sampah juga terkendala penutupan tempat pembuangan akhir (TPA) di Kecamatan Bajeng. Pemilik lahan menutup lokasi tersebut karena mengklaim pembayaran sewa lahan selama belasan tahun belum diselesaikan Pemerintah Kabupaten Gowa.
Warga mengeluhkan kondisi lingkungan yang semakin tidak nyaman akibat sampah yang menumpuk dan mengeluarkan bau menyengat. "Sudah tiga hari, biasanya setiap hari diambil sama truk tapi sekarang tidak lagi," kata Rahayu, warga setempat.
Sementara itu, sopir truk sampah mengaku kendaraan tidak beroperasi sejak Selasa (15/9/2026) karena persediaan solar untuk 27 truk telah habis.
"Solar tidak dikasih di Pertamina. Selain itu TPA juga ditutup, tidak dikasih masuk," ucap Arifuddin Subali, salah satu sopir truk.
Tidak beroperasinya armada pengangkut sampah membuat sebagian warga memilih membuang sampah di pinggir jalan poros. Tumpukan tersebut kemudian semakin banyak dan menimbulkan
Editor: Kurnia Illahi