Eksekusi Hak Asuh Anak di Maros Berlangsung Dramatis, Sang Anak Sembunyi di Lemari
Saat pihaknya mendatangi rumah anak tersebut, sang ayah berupaya membujuk anaknya untuk keluar dari kamarnya. Namun, AY tetap tidak keluar.
Ketika petugas pengadilan agama hendak membuka paksa pintu kamar, sang nenek menolaknya sehingga membuat ayah bocah 9 tahun ini menjadi emosi dan langsung menendang pintu kamar.
Sontak, dengan kejadian itu membuat sang nenek menangis histeris hingga nyaris jatuh pingsan, begitu juga dengan sang anak yang juga menangis di dalam kamarnya.
Petugas kepolisian yang mengawal jalannya eksekusi ini berupaya menenangkan sang ayah agar tidak bertindak anarkis.
AY sendiri berhasil dikeluarkan dari kamarnya setelah petugas masuk melalui jendela kamar. Saat dicari, ternyata dia ditemukan bersembunyi di dalam lemari lantaran menolak bertemu dengan ibunya.
Setelah keluar dari dalam lemari, bocah ini terus memeluk ayahnya karena menolak untuk berpisah dan tetap menolak untuk ikut dengan ibunya.
"Karena anaknya ini tidak mau lepas dari ayahnya, jadi kami sarankan untuk dilakukan pendekatan kekeluargaan," pungkasnya.
Editor: Candra Setia Budi