Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 8 Orang Ditangkap Kasus Pengeroyokan di Lahan Sengketa Gowa, 4 Ditetapkan Tersangka
Advertisement . Scroll to see content

Keluarga PDP yang Meninggal di RS Bhayangkara Makassar Akan Gugat Gugus Tugas

Kamis, 04 Juni 2020 - 02:00:00 WIB
Keluarga PDP yang Meninggal di RS Bhayangkara Makassar Akan Gugat Gugus Tugas
Anak korban PDP corona yang meninggal dunia menduduki mobil ambulans yang akan membawa jenazah ibunya di RS Bhayangkara Makassar. (Foto: iNews/Bugma)
Advertisement . Scroll to see content

GOWA, iNews.id – Keluarga almarhumah Nurhayani pasien yang meninggal dan berstatus PDP di Rumah Sakit Bhayangkara Makassar mengajukan gugatan ke rumah sakit dan Gugus Tugas Covid-19. Keluarga kecewa dan kesal karena tim Gugus Tugas dinilai ceroboh menetapkan status PDP terhadap korban.

Padahal, korban meninggal akibat sakit stroke bukan akibat virus corona. Hal itu dikuatkan dengan keluarnya hasil tes swab pasien meninggal yang menyatakan negatif Covid-19.

Suami almarhumah, Andi Baso Riadi Mappasulle mengaku sangat kesal dengan surat keterangan PDP coronayang dikeluarkan pihak rumah sakit terhadap istrinya.

“Istri saya itu sakit sampai meninggal itu bukan karena terkena virus corona, tapi karena stroke yang mengakibatkan pembuluh darah pecah,” katanya ditemui di rumahnya di Kecamatan Pallangga, Gowa, Rabu (3/6/2020).

Banjir sepinggang orang dewasa merendam ratusan rumah di Kabupaten Sorong, Papua akibat hujan deras. (Foto: Antara)
Banjir sepinggang orang dewasa merendam ratusan rumah di Kabupaten Sorong, Papua akibat hujan deras. (Foto: Antara)

Andi Baso juga mengaku tidak terima dengan perlakuan pihak rumah sakit dan tim Gugus Tugas Covid-19 saat memulasara jenazh mendiang istrinya. Sebab, mereka tidak memandikan jenazah korban dan hanya melakukan tayamum seperti mengurus jenazah orang mati syahid.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut