Tawuran Makassar Pecah Lagi, Tokoh Masyarakat Tewas saat Lerai Bentrokan
Di tengah bentrokan tersebut, M (50) meninggal dunia setelah terjatuh ke dalam got saat berusaha mengimbau warga agar menghentikan tawuran.
Menurut Arya, korban tidak meninggal akibat terlibat langsung dalam aksi saling serang. Korban diduga terpeleset karena tidak melihat got di depannya hingga terjatuh dan kepalanya membentur beton.
“Jadi memang almarhum sempat keluar untuk memberikan imbauan kepada orang-orang yang melaksanakan tawuran supaya tidak melakukan tawuran. Namun, beliau terpeleset, jatuh, kepalanya terkena beton-beton yang ada di situ, sehingga berdarah dan akhirnya meninggal dunia,” katanya.
Kombes Arya menambahkan, pihaknya telah mengonfirmasi kejadian tersebut kepada keluarga korban. Dia menyayangkan bentrokan kembali terjadi meski polisi telah menyiagakan personel di lokasi.
Kapolrestabes Makassar meminta pemerintah setempat, mulai dari ketua RT, RW, lurah, hingga camat, bersama tokoh masyarakat, turut mengambil langkah untuk meredam konflik antarkelompok warga.