Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mencekam! Kadispar Sultra Dikepung Massa usai Diduga Fitnah Anggota DPR di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Jenazah Bayi Sempat Ditahan Rumah Sakit, Istri Wali Kota Padang Bantu Urus Tagihan

Rabu, 20 November 2019 - 05:01:00 WIB
Jenazah Bayi Sempat Ditahan Rumah Sakit, Istri Wali Kota Padang Bantu Urus Tagihan
Dewi Suryani menjelaskan kronologi jenazah putranya dilarikan para pengemudi ojol dari RSUP M Jamil ke rumah duka di daerah Seberang Palinggam, Kecamatan Padang Selatan, Kota Padang, Sumbar, Selasa (19/11/2019). (Foto: iNews/Budi Sunandar)
Advertisement . Scroll to see content

PADANG, iNews.id – Kasus jenazah bayi Muhammad Khalif Putra yang sempat ditahan di rumah sakit karena orang tuanya belum membayar biaya perawatan, menjadi viral di media sosial. Istri Wali Kota Padang Harneli Bahar pun tergerak untuk memfasilitasi pelunasan tunggakan pengobatan Khalif.

Harneli mengatakan, dia mendapat informasi ada jenazah bayi yang ditahan di Rumah Sakit Umum Pusat (RSUP) M Djamil Padang karena orang tuanya belum mampu melunasi tunggakan pengobatan sebesar Rp24 juta. Selaku Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Padang, dirinya mencari tahu kebenaran informasi tersebut.

Ternyata informasi tersebut benar. Harneli langsung menghubungi Badan Amil Zakat Nasional (Baznaz) Kota Padang dan Dirut RSUP M Djamil Padang.

“Memang, ketika mendapatkan informasi itu saya langsung menelpon Baznas agar dapat memberikan bantuan dan Baznas mau membantu sebesar Rp10 juta. Kekurangan nantinya akan dicarikan lagi,” kata Harneli, Selasa (19/11/2019).

Saat menghubungi Dirut RSUP M Djamil, Harneli meminta keringanan untuk pihak keluarga. Dengan begitu, biaya perawatan bayi Khalif yang sebelumnya menderita sakit kelenjar getah bening, bisa dikurangi. Orang tuanya pun bisa mendapat waktu lebih lama untuk mencari kekurangannya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut