Bus nahas itu dikendarai oleh Feri Agus Mulyadi (49). Sopir utama bus ini masuk dalam daftar korban meninggal dunia. Malangnya hingga saat ini sopir utama itu belum bisa dievakuasi dari dalam bus. Sopir cadangan yakni Feri (50) juga masuk dalam daftar korban meninggal dunia. Selain itu, bus ini juga membawa 2 orang kernet. Satu di antara dua orang kernet ini juga meninggal dunia.
Aji menjelaskan, ada dua bus Sriwijaya yang berangkat pada Senin (23/12/2019) dengan tujuan berbeda yakni Bengkulu - Kota Palembang dan Bengkulu - Bandarlampung.
Kedua bus berangkat dari Kota Bengkulu dengan waktu yang berbeda. Bus nahas dengan tujuan Bengkulu - Kota Palembang berangkat pukul 14.00 WIB sedangkan bus Sriwijaya dengan tujuan Bengkulu - Bandarlampung berangkat pukul 15.00 WIB.
Kendati demikian kedua bus ini bahkan sempat iring-iringan di jalan. Pada sore hari, kedua bus Sriwijaya yang berangkat dari Kota Bengkulu ini sempat istirahat di salah satu rumah makan di daerah Pendopo Sumsel. Setelah itu kedua bus kembali melanjutkan perjalanan.
Saat di jalan, antara bus Sriwijaya yang nahas bus Sriwijaya dengan tujuan Bandarlampung hanya berjarak sekitar satu tikungan. Saat iring-iringan itu bus Sriwijaya tujuan Kota Palembang berada di depan sedangkan bus Sriwijaya tujuan Bandarlampung berada di belakang.