Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Diperiksa 9 Jam oleh Polda Sumsel, 3 Anggota Keluarga Akidi Tio Dipulangkan
Advertisement . Scroll to see content

Iran Melawan karena Kesal Terus Dituding Serang Tanker Israel

Selasa, 03 Agustus 2021 - 10:48:00 WIB
Iran Melawan karena Kesal Terus Dituding Serang Tanker Israel
Kapal tanker MV Mercer Street milik Jepang yang dioperasikan perusahaan Israel yang berbasis di Inggris. (Foto: Reuters)
Advertisement . Scroll to see content

Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan klaim yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken terhadap Iran adalah “bertentangan” dan “salah".

Dia mengecam tuduhan yang dibuat oleh para pejabat Barat sebagai "hasutan untuk melakukan kekerasan" dan mengatakan bahwa Teheran sangat mengutuk pernyataan mereka.

Pada hari Minggu, Raab mengatakan “sangat mungkin” bahwa Iranlah yang menyerang kapal tanker Mercer Street, sementara Blinken menyatakan bahwa AS “yakin” bahwa Teheran harus disalahkan.

Khatibzadeh menuntut Washington dan London untuk memberikan bukti yang membuktikan klaim mereka jika mereka memilikinya. Dia memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mengambil langkah sembrono setelah serangan yang mereka tuduhkan pada Teheran.

"Iran tidak ragu-ragu dalam melindungi keamanan dan kepentingan nasionalnya dan akan segera menanggapi setiap petualangan yang mungkin terjadi," kata Khatibzadeh.

Sementara itu, Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris telah memanggil Duta Besar Iran untuk London, Mohsen Baharvand, pada hari Senin dan menuntut Iran "menghentikan tindakan yang membahayakan perdamaian dan keamanan internasional".

"Inggris juga menegaskan bahwa kapal-kapal harus diizinkan untuk bernavigasi secara bebas sesuai dengan hukum internasional,” bunyi pernyataan yang diterbitkan oleh kantor tersebut seperti dikutip Reuters, Selasa (3/8/2021).

Editor: Berli Zulkanedi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut