Iran Melawan karena Kesal Terus Dituding Serang Tanker Israel
Sebelumnya, juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Saeed Khatibzadeh mengatakan klaim yang dibuat oleh Menteri Luar Negeri Inggris Dominic Raab dan Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken terhadap Iran adalah “bertentangan” dan “salah".
Dia mengecam tuduhan yang dibuat oleh para pejabat Barat sebagai "hasutan untuk melakukan kekerasan" dan mengatakan bahwa Teheran sangat mengutuk pernyataan mereka.
Pada hari Minggu, Raab mengatakan “sangat mungkin” bahwa Iranlah yang menyerang kapal tanker Mercer Street, sementara Blinken menyatakan bahwa AS “yakin” bahwa Teheran harus disalahkan.
Khatibzadeh menuntut Washington dan London untuk memberikan bukti yang membuktikan klaim mereka jika mereka memilikinya. Dia memperingatkan negara-negara Barat agar tidak mengambil langkah sembrono setelah serangan yang mereka tuduhkan pada Teheran.
"Iran tidak ragu-ragu dalam melindungi keamanan dan kepentingan nasionalnya dan akan segera menanggapi setiap petualangan yang mungkin terjadi," kata Khatibzadeh.
Sementara itu, Kantor Kementerian Luar Negeri Inggris telah memanggil Duta Besar Iran untuk London, Mohsen Baharvand, pada hari Senin dan menuntut Iran "menghentikan tindakan yang membahayakan perdamaian dan keamanan internasional".
"Inggris juga menegaskan bahwa kapal-kapal harus diizinkan untuk bernavigasi secara bebas sesuai dengan hukum internasional,” bunyi pernyataan yang diterbitkan oleh kantor tersebut seperti dikutip Reuters, Selasa (3/8/2021).
Editor: Berli Zulkanedi