Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gempa Hari Ini Guncang Samosir Sumut, Cek Kekuatan Magnitudonya!
Advertisement . Scroll to see content

7 Kepala Daerah Seputaran Danau Toba Sepakat Tertibkan Keramba Jaring Apung

Jumat, 19 November 2021 - 08:01:00 WIB
7 Kepala Daerah Seputaran Danau Toba Sepakat Tertibkan Keramba Jaring Apung
ubernur Sumut Edy Rahmayadi memimpin Rapat Tindak Lanjut Percepatan Penanganan Keramba Jaring Apung di Aula Tengku Rizal Nurdin, Rumah Dinas Gubernur Sumut. (Foto: istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Bupati Poltak Sitorus mengatakan kondisi tersebut membuat sulit mewujudkan Danau Toba sebagai Global Geoparks. Selain itu, pembagian kuota sekitar 3.000 KJA di seluruh kawasan Danau Toba berpotensi menimbulkan masalah baru.

“Kami harus komitmen, bila ada kuota KJA siapa yang akan mendapat kuota tersebut. Jika masih ada KJA kemungkinan akan ada lagi masyarakat yang sembunyi-sembunyi membangun. Ini tidak akan menyelesaikan masalah, jadi pada rapat kami sepakat semua KJA ditertibkan,” kata Poltak.

Gubernur Sumut Edy Rahmayadi mengatakan yang terpenting dari proses ini adalah memastikan pemilik  KJA tetap mendapat penghasilan. Untuk itu, alih profesi yang ditawarkan pemerintah harus menguntungkan bagi pengguna KJA di Danau Toba.

“Jangan sampai masyarakat yang di sana dirugikan, kerambanya kalian tertibkan tetapi alih profesinya belum tersedia. Jadi ini harus benar-benar diperhatikan. Apa yang menjadi masalah pengguna KJA tolong diselesaikan terlebih dahulu sebelum dia alih profesi,” kata Edy Rahmayadi.

Saat ditanya mengenai target penertiban KJA, Edy Rahmayadi mengharapkan bisa terwujud secepatnya karena daya tampung beban pencemaran Danau Toba sangat terbatas, setelah terjadi pencemaran bertahun-tahun. 

“Segera kalau bisa, tetapi ini perlu koordinasi kuat, butuh biaya juga untuk penertibannya dan yang lainnya. Tetapi kita harapkan secepatnya,” kata Edy Rahmayadi.

Editor: Stepanus Purba_block

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut