Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Gadis di Lamongan Diduga Diperkosa Ayah dan Kakak Kandung selama Bertahun-tahun
Advertisement . Scroll to see content

Bayi 8 Bulan Kritis hingga Meninggal di Labura, Diduga Korban Kekerasan Seksual

Minggu, 04 Oktober 2026 - 13:35:00 WIB
Bayi 8 Bulan Kritis hingga Meninggal di Labura, Diduga Korban Kekerasan Seksual
Bayi 8 bulan di Labuhanbatu Utara sempat kritis hingga akhirnya meninggal diduga karena mengalami kekerasan seksual. (Foto: iNews TV/Randi Kurniawan)
Advertisement . Scroll to see content

LABUHANBATU, iNews.id - Bayi perempuan berusia 8 bulan di Kabupaten Labuhanbatu Utara (Labura), Sumatra Utara, meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUD Rantauprapat. Sebelumnya, orang tua korban melaporkan dugaan kekerasan seksual terhadap anak mereka ke Polres Labuhanbatu.

Bayi tersebut sebelumnya dirawat di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU) RSUD Rantauprapat dalam kondisi kritis. Lembaga Perlindungan Anak (LPA) Kabupaten Labuhanbatu yang melakukan pendampingan menyebut korban dibawa ke rumah sakit setelah mengalami sakit pada bagian tubuh diduga berkaitan dengan kekerasan seksual.

Ketua LPA Kabupaten Labuhanbatu Muhammad Azhar Harahap mengatakan, pihaknya menerima laporan dari keluarga dan kemudian mendampingi ayah korban dalam proses pelaporan ke polisi.

"Ada laporan dari keluarga terkait anaknya diduga menjadi korban pemerkosaan. Korban perempuan masih berusia 8 bulan," ujarnya.

Menurut Azhar, keluarga sebelumnya membawa korban ke bidan karena mengalami kondisi yang mengkhawatirkan. Korban kemudian dirujuk ke rumah sakit swasta sebelum akhirnya mendapat perawatan di RSUD Rantauprapat.

"Keterangan pelapor, korban sempat dibawa ke bidan lalu rujuk ke rumah sakit swasta dan terakhir di RSUD Rantauprapat. Kondisi dubur dan kelaminnya robek diduga akibat benda tumpul yang masuk," ucapnya.

Pihak rumah sakit telah melakukan pemeriksaan medis dan visum terhadap korban. Hasil pemeriksaan tersebut diharapkan dapat membantu penyidik mengungkap penyebab kondisi korban dan dugaan tindak pidana yang dilaporkan keluarga.

"Kami minta Polres Labuhanbatu mengusut kasus ini," ujarnya.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Polres Labuhanbatu dengan perkara dugaan pemerkosaan. Polisi masih menyelidiki untuk mengungkap kronologi serta pihak yang bertanggung jawab dalam kasus tersebut.

Namun, kondisi korban memburuk. Pada Sabtu (3/10/2026) malam, bayi tersebut dinyatakan meninggal dunia setelah sebelumnya menjalani perawatan intensif di RSUD Rantauprapat.

Jenazah kemudian dibawa keluarga ke rumah duka. Sementara itu, Polres Labuhanbatu masih melakukan penyelidikan terkait laporan dugaan kekerasan seksual tersebut.

Hingga berita ini disusun, pihak RSUD Rantauprapat belum memberikan keterangan terkait hasil visum maupun pemeriksaan medis terhadap korban. Penyebab pasti kondisi medis dan kaitannya dengan dugaan tindak pidana masih menunggu hasil penyelidikan kepolisian serta pemeriksaan resmi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut