Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cerita Jokowi Sering Yoga Biar Badan Segar usai Joging di Stadion Manahan
Advertisement . Scroll to see content

BEM Universitas Ahmad Dahlan Kritik Jokowi, Totaliter dan Coreng Esensi Demokrasi

Jumat, 09 Februari 2024 - 10:04:00 WIB
BEM Universitas Ahmad Dahlan Kritik Jokowi, Totaliter dan Coreng Esensi Demokrasi
Ketua BEM UAD Rendy Suharsono saat membacakan pernyataan sikap, Senin (5/2/2024). (Foto: iNews.id/Yohanes Demo)
Advertisement . Scroll to see content

Atas keprihatinan tersebut, Rendy mengajak Presiden dan seluruh penyelenggara negara di pusat dan daerah untuk merefleksikan kembali prinsip-prinsip demokrasi, menjaga netralitas dan menghindari keberpihakan yang dapat merugikan proses demokrasi.

"Dalam konteks ini, kami menuntut agar Presiden dan jajaran penyelenggara negara tidak menggunakan fasilitas negara dan bantuan pemerintah untuk kepentingan elektoral kandidat tertentu," ucapnya.

Selain itu, pihaknya juga memaksa pejabat negara yang ikut dalam kontestasi politik maupun masuk sebagai tim pemenangan untuk segera mundur dari jabatannya. Sebab kata dia, siapa pun yang yang hanya mengutamakan kepentingan pribadi tidak pantas untuk ikut terlibat dalam kampanye.

Melalui pernyataan sikap ini, Rendy mengajak kepada seluruh elemen mahasiswa untuk bergerak dan menyuarakan hal serupa sebagai bentuk kepedulian terhadap nasib rakyat dan bangsa. Sebab mahasiswa perlu mengambil sikap kritis dan berkomitmen berdiri tegak di hadapan kekuasaan dan mematuhi prinsip-prinsip demokrasi, kesetaraan serta keadilan.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut