Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kemarau Masih Mendominasi, BMKG: Waspada Hujan Lebat Lokal di 5 Wilayah
Advertisement . Scroll to see content

DIY Jadi Daerah Terkering di Indonesia, Hampir 6 Bulan Tak Hujan!

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:45:00 WIB
DIY Jadi Daerah Terkering di Indonesia, Hampir 6 Bulan Tak Hujan!
DIY menjadi daerah terkering di Indonesia setelah 161 hari tanpa hujan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) mencatatkan durasi Hari Tanpa Hujan (HTH) terpanjang di Indonesia pada musim kemarau tahun ini, yakni mencapai 161 hari berturut-turut. 

Data terbaru Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sebanyak 25 daerah di Tanah Air mengalami fenomena HTH dengan kategori ekstrem panjang.

BMKG menyampaikan bahwa sebagian besar Zona Musim di Indonesia saat ini masih didominasi oleh musim kemarau. Akibatnya, banyak provinsi yang tercatat tidak mengalami curah hujan selama lebih dari satu bulan. 

“Zona Musim di Indonesia dominan mengalami musim kemarau. Namun demikian, banyak provinsi yang mengalami tidak hujan selama lebih dari 1 bulan,” tulis BMKG dalam keterangan resminya, Selasa (13/10/2026).

Menempel ketat di bawah DIY, Provinsi Jawa Tengah menempati urutan kedua dengan periode 160 hari tanpa hujan, disusul Jawa Timur selama 159 hari. Sementara itu, wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB) masing-masing mencatatkan 148 hari dan 145 hari tanpa hujan.

Wilayah Pulau Jawa dan Bali secara umum mendominasi daftar HTH ekstrem panjang ini. Bali tercatat mengalami 143 hari tanpa hujan, Jawa Barat 140 hari, Banten 137 hari, dan DKI Jakarta mencapai 109 hari.

Daftar 25 Daerah dengan Hari Tanpa Hujan Ekstrem Panjang

  1. DI Yogyakarta: 161 hari
  2. Jawa Tengah: 160 hari
  3. Jawa Timur: 159 hari
Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut