Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Atap Kelas MTs Muhammadiyah di Sragen Ambrol, Belasan Siswa dan Guru Terluka
Advertisement . Scroll to see content

Kapan Awal Puasa 2025 Muhammadiyah dan NU?

Rabu, 19 Februari 2025 - 16:34:00 WIB
Kapan Awal Puasa 2025 Muhammadiyah dan NU?
Kapan Awal Puasa 2025 Muhammadiyah dan NU? (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

Awal Puasa 2025 NU

Sementara itu, Nahdlatul Ulama (NU), hingga saat ini belum mengumumkan secara resmi kapan dimulainya ibadah puasa Ramadan 1446 H.

 Berbeda dengan Muhammadiyah yang telah menetapkan tanggal berdasarkan hisab, NU dalam penentuan awal Ramadan akan menggunakan metode yang sama dengan pemerintah, yaitu kombinasi antara Rukyatul Hilal (pengamatan hilal) dan Hisab (perhitungan astronomi). 

Sidang Isbat Kementerian Agama

Dilansir dari laman NU Online, Kementerian Agama (Kemenag) berencana menyelenggarakan Sidang Isbat untuk menentukan awal Ramadan 1446 Hijriah pada tanggal 28 Februari 2025. Sidang penting ini akan menjadi penentu bagi umat Islam di Indonesia dalam memulai ibadah puasa. 

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dijadwalkan memimpin langsung jalannya sidang.
Menurut Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Abu Rokhmad, sidang isbat akan diadakan di Auditorium HM Rasjidi, Kementerian Agama, Jakarta Pusat. "Seperti tahun-tahun sebelumnya, sidang ini akan dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk perwakilan ormas Islam, MUI, BMKG, ahli falak, serta perwakilan dari DPR dan Mahkamah Agung," ungkapnya di Jakarta, Senin (10/2/25).

Abu Rokhmad menjelaskan bahwa sidang isbat akan terdiri dari tiga tahapan utama. Pertama, pemaparan data posisi hilal berdasarkan perhitungan astronomi. Kedua, verifikasi hasil rukyatul hilal yang dilakukan dari berbagai lokasi pemantauan di seluruh Indonesia. Ketiga, musyawarah untuk mencapai mufakat dan pengambilan keputusan yang hasilnya akan diumumkan secara resmi kepada masyarakat luas.
Abu Rokhmad mengimbau masyarakat untuk bersabar menanti hasil sidang isbat dan pengumuman resmi dari pemerintah terkait dengan awal Ramadan 1446 H, sejalan dengan fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) No 2 tahun 2004 tentang Penetapan Awal Ramadhan, Syawal, dan Dzulhijjah. "Kita berharap umat Islam di Indonesia bisa mengawali Ramadhan tahun ini secara bersama-sama," harapnya.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut