Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jenazah KH Amal Fathullah Zarkasyi akan Dimakamkan di Pemakaman Keluarga Pondok Gontor
Advertisement . Scroll to see content

Kisah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang Menyentuh Hati dan Penuh Hikmah

Jumat, 07 Oktober 2022 - 19:30:00 WIB
Kisah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang Menyentuh Hati dan Penuh Hikmah
Kisah Maulid Nabi Besar Muhammad SAW yang
Advertisement . Scroll to see content

Menerima Wahyu

Memasuki usia 40 tahun, Nabi SAW sudah terlalu biasa memisahkan diri dari pergaulan masyarakat, berkontemplasi ke Gua Hira, beberapa kilometer di Utara Makkah. 

Di sana, mula-mula berjam-jam kemudian berhari-hari bertafakur. Pada tanggal 17 Ramadhan tahun 611, Malaikat Jibril muncul di hadapannya, menyampaikan wahyu Allah yang pertama yakni Surat Al 'Alaq ayat 1-5.

اقْرَأْ بِاسْمِ رَبِّكَ الَّذِي خَلَقَ (1) خَلَقَ الْإِنْسَانَ مِنْ عَلَقٍ (2) اقْرَأْ وَرَبُّكَ الْأَكْرَمُ (3) الَّذِي عَلَّمَ بِالْقَلَمِ (4) عَلَّمَ الْإِنْسَانَ مَا لَمْ يَعْلَمْ (5)

Artinya: Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhanmu Yang Menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah, dan Tuhanmulah Yang Maha Pemurah, Yang mengajar (manusia) dengan perantaraan qalam. Dia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya. (QS. Al 'Alaq: 1-5).

Dengan turunnya wahyu pertama itu, berarti Muhammad telah menjadi nabi. Dalam wahyu pertama ini belum diperintahkan untuk menyeru manusia kepada suatu agama.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut