Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pertempuran Tegal dan Cilacap, Jejak Perlawanan ALRI Terhadap Agresi Militer Belanda 1947
Advertisement . Scroll to see content

Penampakan Rumah Bersejarah Serangan Umum 1 Maret, Kondisinya Memprihatinkan

Sabtu, 02 Maret 2024 - 05:37:00 WIB
Penampakan Rumah Bersejarah Serangan Umum 1 Maret, Kondisinya Memprihatinkan
Rumah yang pernah digunakan oleh Kepala Staf Operasi Markas Besar Angkatan Perang RI, Abdul Haris Nasution di Kapanewon Kalibawang, kondisinya memprihatinkan. (Foto: Budi Utomo).
Advertisement . Scroll to see content

KULONPROGO, iNews.id- Rumah yang dulu pernah digunakan oleh Kepala Staf Operasi Markas Besar Angkatan Perang RI, Abdul Haris Nasution di Kapanewon Kalibawang, Kabupaten Kulonprogo, Yogyakarta kondisinya memprihatinkan. Kurangnya perhatian pemerintah menyebabkan rumah bersejarah peristiwa serangan umum 1 Maret dalam perjuangan melawan penjajah semasa perang agresi militerBelanda ke-2 ini nampak terabaikan.

Lokasinya terletak di perbukitan Menoreh yang terpencil wilayah Borogunung, Dusun Boro, Kelurahan Banjarsari, Kapanewon kalibawang, kulonprogo. Rumah yang dulu dimiliki seorang warga bernama Nitirejo ini sebagian nampak telah rusak dan tidak terawat.

Padahal rumah tersebut merupakan saksi bisu sejarah bagaimana sejumlah tokoh penting militer saat itu, seperti Abdul Haris Nasution, Tb Simatupang hingga AE Kawilarang menyusun strategi perang gerilya dan berhasil merebut Kota Yogyakarta selama enam jam atau dikenal sebagai Serangan Umum 1 Maret.

Surat penghargaan dari Staf Angkatan Darat saat perang kemerdekaan. (Foto: Budi Utomo).
Surat penghargaan dari Staf Angkatan Darat saat perang kemerdekaan. (Foto: Budi Utomo).

Tidak adanya perhatian pemerintah, pihak keluarga ahli waris rumah ini akhirnya rela mengeluarkan biaya pribadi untuk mengganti bagian rumah yang rusak demi menyelamatkan bangunan.

Mustoyo, ahli waris yang merupakan anak Mbah Nitirejo mengatakan, rumah tersebut dulunya masih utuh, namun dimakan usia sebagian rapuh. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut